Popular Posts

Category List

DIAGNOSA KEHAMILAN

Diposting oleh Ulfa Farrah Lisa Rabu, 30 Januari 2013

Lama kehamilan berlangsung sampai persalinan aterm sekitar 280 sampai 300 hari. Kehamilan dibagi menjadi tiga triwulan yaitu :
·         triwulan I : 0 sampai 14 minggu
·         triwulan II : 14 sampai 28 minggu
·         triwulan III : 28 sampai 40 minggu    
Untuk dapat menegakkan kehamilan maka dapat ditetapkan  dengan melakukan penilaian terhadap beberapa tanda dan gejala hamil sehingga bidan dapat mendiagnosa kehamilan
A.      TANDA- TANDA KEHAMILAN
  1. Tanda Mungkin Hamil
a.       Amenorhea (tidak datang bulan)
Konsepsi dan nidasi mengeluarkan hormon, sehingga pertumbuhan dan perkembangan folikel tidak terjadi.
b.      Mual dan muntah
Biasanya terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan hingga akhir triwulan pertama, tanda ini mulai terasa pada usia kehamilan 2-8 minggu setelah pembuahan, berhenti begitu memasuki bulan ke-4.Sebenarnya, mual dan muntah timbul karena terjadinya perubahan berbagai hormon dalam tubuh pada awal kehamilan. Gejala ini sering terjadi pada pagi hari disebut morning sickness of pregnancy. Bila terlampau sering, dapat mengakibatkan gangguan kesehatan disebut dengan Hiperemesis Gravidarum.
c.       Mengidam.
Pada beberapa wanita ditemukan adanya (ngidam makanan) yang mungkin berkaitan dengan persepsi individu wanita tersebut mengenai apa yang bisa mengurangi rasa mual dan muntah. Kondisi lainnya adalah “Pica” (mengidam) yang sering dikaitkan dengan anemia akibat defisiensi zat besi ataupun adanya suatu tradisi.
d.      Quickening
Quickening adalah persepsi gerakan janin pertama, biasanya disadari oleh wanita pada kehamilan 18-20 minggu.
e.      Sering miksi (buang air kecil)
Frekuensi miksi sering bertambah dan seringnya pada malam hari, disebabkan karena desakan uterus yang membesar dan tarikan oleh uterus ke kranial. Kebiasaan baru ini sering timbul pada bulan-bulan pertama kehamilan, yaitu sekitar 6-8 minggu setelah pembuahan. Begitu rahim keluar dari rongga panggul, keluhan ini akan berkurang. Namun, akan mulai sering buang air kecil lagi pada trimester terakhir karena janin mulai masuk rongga panggul.
f.        Konstipasi (susah buang air besar)
Kurang mengkonsumsi serat, perubahan pola makan dan efek relaksasi progesteron yang menghambat peristaltik usus sehingga menyebabkan kesulitan untuk BAB.
g.       Perubahan berat badan
Pada kehamilan 2-3 bulan sering terjadi penurunan berat badan, karena nafsu makan menurun dan muntah-muntah. Pada bulan selanjutnya berat badan akan selalu meningkat sampai stabil menjelang aterm.
h.      Perubahan temperatur basal
Kenaikan temperatur basal lebih dari 3 minggu biasanya merupakan tanda telah terjadinya kehamilan. Saat masa haid yang harusnya datang terlewat dan tidak turun ke level sebelum terjadi ovulasi. Saat terjadinya pembuahan, ovum dibuahi di tuba falopii, dan membutuhkan sekitar seminggu untuk ke rahim, dimana ovum terbuahi akan menempel di sana.
i.         Pingmentasi Kulit
1)      Sekitar Pipi (Cloasma Gravidarum)
Keluarnya Melanophore Stimulating Hormone (MSH) hipofisis anterior menyebabkan pigmentasi pada kulit.
2)      Dinding perut
·         Stria livide dan albican
·         Linea Ningra dan alba

3)      Sekitar Payudara
·         Hiperpigmentasi areola mamae
·         Putting susu makin menonjol
·         Kelenjar montgomery menonjol
·         Pembuluh darah manifes sekitar payudara

j.        Muncul flek dan kram
Saat hamil, biasanya ditandai dengan munculnya flek pink di celana dalam yang terjadi saat implantasi (manakala embrio menempel di dinding uterus. Hal ini terjadi sekitar 8-10 hari menyusul ovulasi, sedikit lebih awal dibanding datangnya waktu haid). Kadang kita salah mengartikannya sebagai haid, hanya waktunya lebih pendek ketimbang menstruasi normal. Kram juga umum terjadi di awal kehamilan.
k.       Lelah berlebihan
Gejala yang paling umum dalam delapan hingga sepuluh minggu pertama adalah rasa lelah. Saat hamil, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang signifikan. Seluruh tubuh perlu melakukan penyesuaian terhadap proses baru bertumbuhnya janin. Bagi sebagian besar wanita, kelelahan akan pergi saat usia kehamilan 12 minggu.
l.         Puting/payudara lebih lembut
Payudara dan putingnya menjadi lebih lembut sekitar tiga pekan setelah pembuahan (saat haid terlambat sekitar seminggu). Mungkin payudara terasa bengkak, serupa dengan saat menjelang haid.
m.    Mastodinia (rasa kencang dan sakit pada payudara)
Vaskularisasi bertambah, asinus dan duktus berpoliferasi karena pengaruh estrogen dan progesteron dan somamotropin menimbulkan deposit lemak, air dan garam pada payudara, sehingga ujung saraf tertekan yang menimbulkan rasa penuh dan sakit, terutama kehamilan pertama.
n.      Penggelapan areola
Daerah areola (daerah gelap yang mengelilingi puting payudara) mulai menjadi lebih gelap dan diameternya membesar. Diyakini bahwa bertambah gelapnya warna areola membantu bayi yang baru lahir menemukan puting untuk menyusu. Vena di payudara menjadi lebih kelihatan karena penegangan payudara.
o.      Varices
Karena pengaruh dari estrogen dan progesteron terjadi penampakan pembuluh darah vena, terutama bagi mereka yang mempunyai bakat. Penampakan pembuluh darah itu terjadi disekitar genetalia eksterna, kaki, betis dan payudara dan dapat menghilang setelah persalinan.
p.      Anoreksia atau tidak ada selera makan
Biasanya timbul pada trimester I, mungkin ada hubungannya dengan mual mual, kemudian nafsu makan akan muncul kembali.
q.      Vaginal Discharge/Keputihan atau keluarnya cairan berlebihan dari vagina
Hal ini termasuk normal yang disebabkan karena pengaruh hormonal. Namun sebaiknya terus dilakukan observasi jika terjadi perubahan warna , bau dan terjadi gatal2 atau rasa "burning".
r.        Rahim dan perut membesar
Umumnya dimulai pada usia kehamilan 8-12 minggu.
s.       Perubahan pada uterus
Uterus mengalami perubahan pada ukuran, bentuk dan konsistensi. Uterus berubah menjadi lunak, bentuknya globular, teraba balotement, tanda ini muncul pada minggu ke 16-20 minggu setelah rongga rahim mengalami obliterasi dan cairan amnion cukup banyak. Balotemen adalah tanda ada benda terapung/ melayang dalam cairan. Sebagai diagnosis banding adalah asites yang disertai dengan kista ovarium, mioma uteri dan sebagainya.
t.        Perubahan pada serviks
1)      Tanda hegar
tanda ini berupa perlunakan pada daerah istmus uteri, sehingga daerah tersebut pada penekanan mempunyai kesan sehingga daerah tersebut pada penekanan mempunyai kesan lebih tipis dan uterus mudah difleksikan. Dapat diketahui melalui pemeriksaan bimanual. Tanda ini mulai terlihat pada minggu ke-6, dan menjadi nyata pada minggu ke 7-8.
2)      Tanda Goodell’s
Diketahui melalui pemeriksaan bimanual. Serviks terasa lebih lunak. Penggunaan kontrasepsi oral juga dapat memberikan dampak ini.
3)      Tanda Chedwick
Dinding vagina mengalami kongesti, warna kebiru-biruan.
4)      Tanda Mc Donald
Fundus uteri dan serviks bisa dengan mudah difleksikan satu sama lain dan tergantung pada lunak atau tindak adanya jaringan istmus.
5)      Terjadi pembesaran abdomen
Pembesaran perut menjari nyata setelah minggu ke-16, karena pada saat itu uterus telah keluar dari rongga pelvis dan menjadi organ rongga perut.
6)      Kontraksi uterus
tanda ini muncul belakangan dan pasien mengeluh perutnya kencang, tetapi tidak disertai rasa sakit.
7)      Pemeriksaan tes biologis kehamilan
Pada pemeriksaan ini hasilnya positif, dimana kemungkinan positif palsu.
u.      Tanda piskacek’s
Terjadinya pertumbuhan yang asimetris pada bagian uterus yang dekat dengan implantasi plasenta.
v.       Flu/batuk/hidung berdarah/pusing2/migraen
Jangan terburu untuk menelan obat. Lakukan treatmen secara alami terlebih dahulu. Bisa jadi pula tersebut terjadi karena turunnya daya tahan tubuh saat hamil.
w.     Salivasi berlebihan
x.       Epulis (Hipertropi dari papil gusi)
Gusi bengkak terutama pada bulan bulan pertama kehamilan.
y.       Insomnia

  1. Tanda Pasti Hamil
a.       Palpasi
Teraba bagian-bagian janin dan dapat dikenal bagianbagian janin, biasanya menjadi jelas setelah minggu ke-22.
b.      Bunyi jantung janin (DJJ)
Dapat didengar dengan stetoskop leanec pada minggu 17-18, pada orang gemuk lebih lambat. Dengan stetoskop ultrasonik (doppler) DJJ dapat didengar lebih awal lagi sekitar minggu ke-12. Melakukan auskultasi pada janin bias juga mengidentifikasi bunyi-bunyi yang lain, seperti bising tali pusat, bising uterus dan nadi ibu.
c.       Gerakan janin
Gerakan janin dapat dirasakan dengan jelas setelah minggu ke-24.
d.      Tampak kerangka janin
Pada pemeriksaan dengan sinar rontgen tampak kerangka janin.
e.      Dengan alat USG dapat diketahui kantung janin, panjang janin, dan dapat diperkirakan tuanya kehamilan serta dapat menilai pertumbuhan janin.

B.      PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK KEHAMILAN
  1. Rontgenografi
Gambaran tulang –tulang janin tampak setelah minggu ke-12 sampai 14 .Pemeriksaan ini hanya boleh dikerjakan bila terdapat keragu-raguan dalam diagnostic kehamilan dan atas indikasi yang mendesak sekali,sebab janin sangat peka terhadap sinar X. Sekkarang penggunaan sinar X telah terdesak oleh ultrasonografi ( USG ).
  1. Ultrasonografi  ( USG )
Alat ini menjadi sangat penting dalam diagnosis kehamilan dan kelainan-kelainannya karena gelombang suara sampai saat ini dinyatakan tidak bahaya .Pada minggu ke 6 , sudah terlihat adanya Gestational Sac atau kantong kehamilan .Pada minggu 6-7: kutub janin , 7-8  :denyut jantung , 8-9 : gerakan janin , 9-10 : plasenta , 12 : BPD (Biparietal diameter ).Adanya 2 GS (gestasional sac) pada minggu ke-6 sudah dapat menentukan adanya kehamilan kembar.
  1. Fetal Elektro Cardio Grafi ( ECG )
Dapat direkam pada minggu ke-12.
  1. Tes Laboratorium
Banyak tes yang dipakai, tetapi yang paling popular adalah test inhibisi koagulasi. Test ini bertujuan mendeteksi adanya HCG dalam urin. Kepekaan test ini sangat bervariasi antara 500 sampai 1000 mU/ml urin. Dasar test ini adalah inhibisi (hambatan) koagulasi oleh anti HCG.
Prinsip:Urin ditambah anti hcg, lalu ditambah HCG coted-latex. Bila terjadi koagulasi  dalam urin terdapat HCG, sehingga hcg ini mengikat anti HCG coated latex tidak terkoagulasi. Test ini yang lebih terkenal dengan PP-test,baru positif pada minggu-ke 6 (kurang lebih 50-60%)

0 komentar

Posting Komentar